Guides Terkini Tentang MATERI IPA KELAS 9, KELANGSUNGAN HIDUP

Materi IPA Kelas IX, Kelangsungan Hidup makhluk - Untuk menjaga kelangsungan hidup,  mahkluk hidup akan melakukan adaptasi atau penyesuaian lingkungan untuk tetap melestarikan keturunannya. Jika setiap individu mampu beradaptasi, maka dapat dikatakan berhasil lolos dari seleksi alam.

Bagaimana mekanismenya dan pemahaman seleksi alam ini?
Kita akan ulas dalam postingan singkat dari melajah.com

Cara Makhluk Hidup mempertahankan Kelangsungan Hidupnya

Cara ini dipengaruhi oleh tiga proses yaitu; Adaptasi, Seleksi Alam dan tingkat Perkembangbiakan.

ADAFTASI
adalah kemampuan mahkluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya agar bertahan hidup dan bisa berkembang biak.

Adaptasi dapat dibedakan menjadi tiga macam,;
  1. Adaptasi Morfologi
  2. Adaptasi Fisiologi
  3. Adaptasi Tingkah laku (Behavior)
lingkungan adalah tempat hidup dan setiap individu yang mampu menyesuaikan diri dengan alam, dikatakan bisa lolos dari seleksi alam yang terjadi setiap saat

Adaptasi Morfologi,
Dapat dikatakan sebagai Penyesuaian hidup melalui perubahan bentuk organ tubuh dalam waktu yang lama. Adaptasi ini mudah diamati, hal ini terjadi karena perbedaan jenis makanan dan tempat hidupnya.

Adaptasi Morfologi terhadap jenis makanan
terjadi karena perbedaan cara mengambil dan memperoleh makanan serta jenis makanannya. Contohnya;
  • Bentuk paruh dan kaki burung
Misalnya, paruh bebek yang berbentuk dayung (sudu) untuk mencari makanan di lumpur.
Paruh burung pipit berbentuk pendek dan kuat untuk mematuk makanannya berupa biji-bijian.
Paruh Elang yang runcing dan panjang dengan fungsi untuk mengoyak makanan yang berupa daging.
Paruh burung kolibri berbentuk kecil, runcing, dan panjang dengan fungsi menghisap nektar pada bunga.
Paruh burung pelikan berukuran besar dan memiliki struktur kantong di bagian bawahnya, fungsinya untuk menangkap ikan.
Dan masih banyak lagi contoh lainnya>
informasi Materi IPA Kelas 9 SMP

Bentuk Kaki burung dapat terlihat seperti berikut;
Kaki bebek mempunyai selaput renang yang terletak di celah di jari kakinya, fungsinya untuk berjalan di lumpur atau membantu saat renang.
Kaki burung pipit memiliki jari yang panjang, letaknya dalam satu bidang datar dan memiliki fungsi untuk hinggap di ranting pohon.
Kaki Burung elang yang pendek dan bercakar tajam, dimana fungsinya untuk mencekram mangsa.
Kaki Ayam bentuknya panjang dan tegak untuk berjalan di darat dan mengais makanan.
Kaki burung pelatuk yang mempunyai dua jari ke depan dan dua jari kebelakang yang digunakan untuk memanjat.
morfologi IPA Kelas 9 SMP
  • Bentuk mulut pada serangga
Ada beberapa tipe bentuk mulut yang bisa dipelajari dalam materi hari ini,
Tipe mulut penggigit menguyah, pada belalang

 Tipe mulut penjilat dan penghisap, pada mulut lalat (diptera)

Tipe mulut penghisap, pada kupu-kupu dan ngengat

Tipe penusuk dan menghisap, contoh pada Kepik.
bentuk mulut dengan fungsi

  • Tipe gigi Mammalia
Ada beberapa golongan yang mesti dipelajari dalam kaitannya dengan jenis tipe gigi mammalia.
  1. Herbivora (mammalia pemakan tumbuhan) dan Pemamah biak (ruminansia). Jenis hewan ini mengunyah kembali makanannya yang sebelumnya sudah ditelan. Contoh Sapi, Kerbau, Kuda, Kambing. Hewan jenis ini memiliki gigi geraham dengan bentuk lebar dan datar dan rahang bergerak menyamping, agar makanan tergiling secara mekanis.
  2. Karnivora (pemakan daging), memiliki gigi seri yang tajam dan gigi taring yang kuat, besar dan runcing. Selain itu gigi gerahamnya bergerigi tajam sehingga mampu mengunyah daging yang keras dan liat. Contoh Singa, Harimau, Serigala
  3. Mammalia pengerat (rodentia), tidak memiliki taring tapi hanya mempunyai gigi seri dan geraham. Gigi seri ini berukuran besar dan berfungsi untuk mengerat makanan, contoh pada hewan Kelinci, tikus dan tupai.
Golongan gigi hewan Herbivora, Karnivora san Rodentia

Adaptasi Morfologi terhadap Jenis Habitat

Ikan
Habitat ikan di air (air laut ataupun air tawar). Sifat air dapat menekan kesegala arah sehingga ikan memiliki bentuk tubuh untuk yang memudahkannya bergerak di air. Jika melihat adaptasi pada ikan, Kita bisa membaca konsep berikut;
  • Gurat sisi untuk mengetahui tekanan air
  • Sisik dan lapisan lendir untuk memperkecil gesekan dengan air
  • Tubuh ramping yang menyerupai torpedo(streamline) tujuannya untuk memudahkan gerak lincah di air
  • Sirip untuk berenang

Unta
Unta hidup di padang pasir, dengan ciri khas Punuk di punggungnya sebagai tempat menyimpan lemak dan makanan cadangan. Kakinya yang panjang untuk menjaga tubuh agar tidak terperosok di pasir. Saementara itu, bantalan kakinya dapat menahan panas dari padang pasir yang dilewatinya.


Beruang Kutub
Hidup di daerah kutub bersalju, beruang memiliki bentuk kaki yang besar dan lebar untuk berjalan di salju. Rambutnya yang tebal untuk menahan hilangnya panas tubuh.


Tumbuhan Xerofit
tumbuhan yang hidup ditempat kering, contohnya Kaktus.
Cara adaftasinya dengan cara;
> daun sempit dan kecil dengan stomata berjumlah minim, tujuannya utnuk menghindari penguapan berlebih.
> daun termodifikasi menjadi sisik atau bulu yang berfungsi untuk pertahanan hidup.
> batang atau daun dilapisi zat sepeti lilin untuk mencegah penguapan berlebih.
> akarnya panjang untuk mencari sumber air.
> batang bersifat sekulen yang mampu menyimpan air.


Tumbuhan higrofit
habitatnya di daerah lembab, seperti lumut, paku-pakuan dan keladi.
adaptasinya dengan;
> berdaun tipis dan lebar untuk memudahkan penguapan
> pada ujung daun terdapat hidatoda untuk tempat terjadinya Gutasi (pelepasan air dalam bentuk cair dari jariangan daun).


Tumbuhan Hidrofit
habitat yang banyak air, seeprti teratai, eceng gondok
adaftasinya dengan cara;
> akarnya lebat untuk pemberat, agar posisinya stabil di air
> berdaun lebar untuk menahan gaya berta akar ke bawah
> stomata banyak dan terletak di permukaan atas daun untuk memudahkan penguapan
> permukaan daun memiliki lapisan lilin yang tipis untuk memudahkan penguapan
 dan mengurangi kelebihan air
> batang akar memiliki rongag-rongga udara agar dapat terapung di air.


Adaptasi Fisiologi
upaya penyesuaian diri terhadapa fungsi alat-alat tubuh terhadap lignkungannya.
Biasanya melibatkan zat-zat kimia untuk membantu proses metabolisme.


Adaptasi fisiologi pada hewan dan manusia
> Herbivora seperti sapi mencerna makanan yang mengandung banyak serat enzim selulase, enzim ini dihasilkan oleh mikroorganisme di dalam rumen.
> Nyamuk memiliki zat antikoagulan (anti pembeku darah) untuk menjadikan darah tetap cair ketika diisap.
> Pada manusia, jumlah eritosit darah berbeda sesuai dengan tempat tinggal manusi tersebut, misalnya orang didataran tiunggi memiliki eritosit yang lebih tinggi karena Kadar Oksigen digunung lebih sedikit sehingga dibutuhkan Hb yang lebih banyak untuk mengikat O2.
> Ikan air tawar adaftasinya dengan Sedikit minum air dan banyak mengeluarkan urine encer, begitu pula sebaliknya untuk ikan laut benyak minum dan sedikit keluar urine yang pekat

 Adaptasi fisologi pada tumbuhan
pada tumbuhan tertentu mengeluarkan bau yang khas untuk menarik serangga, serangga membantu proses penyerbukan seperti Mawar..

Pada kembang sepatu, mengeluarkan nektar
Pada cemara dan sukun mengeluarkan metabolit sekunder berupa alelopati yang mempu menghambat pertumbuhan tanaman lain disekitarnya.

Adaptasi Tingkah Laku
penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan mengubah tingkah laku supaya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Biasanya berhubungan dengan makanan, udara dingin, sistem pertahanan.
Adaptasi Tingkah laku pada hewan

> Rayap memakan kembali kelupasan kulitnya ketika melakukan pergantian kulit. Prilaku ini utnuk mendapatkan enzim percerna selulosa pada kayu. Enzim dihasilkan oleh Flagellata (sejenis mikroorganisme).
Selain itu, rayap yang baru menetas akan menjilati dubur induknya agar Flagellata dalam saluran pencernaan induknya dapat masuk dalam saluran penecernaan.

> Kerbau suka berkubang untuk mengurangi panas tubuhnya

> Pinguin hidup berkelompok untuk menghangatkan tubuhnya yang dingin

> Burung bermigrasi ke daerah yang lebih hangat pada musim dingin.

> Pada sayap kupu-kupu terdapat pola mata seperti burung hantu, ketika pemangsa datang sayap akan mengembang, pola ini akan ditakuti

> Hewan berkamuflase seperti ikan pari, ular pohon, beruang kutub yang memiliki warna tubuh mirip dengan habitanya

> Cecak memutuskan ekornya, dengan peristiwanya disebut Autotomi

> Bunglon merubah warna tubuhnya

> Beberapa hewan juga mengalami DORMANSI (menonaktifkan semua kegiatan dan metabolisme tubuh), Dormansi ini dapat beberapa bentuk seperti hibernasi dan Estivasi


Adaptasi tingkah laku pada tumbuhan
> Pohon jati menggugurkan daunnya pad amusim kemarau utnuk mengurangi penguapan
> Daun jagung menggulung untuk mengurangi penguapan pada musim panas.

Seleksi Alam 
Mahkluk hidup harus bisa beradaptasi untuk tetap bertahan hidup agar terhindar dari kepunahan. Berikut ada beberapa contoh peristiwa seleksi alam yang sering kita pelajari di sekolah.
  • Terjadinya spesies baru burung finch di kepulauan Galapagos di kawasan Amerika Selatan.

  •  Jerapah yang berleher panjang
Pada awalnya Jerapah berleher pendek dan yang berleher panjang. Yang mampu lolos seleksi alam adalah hewan dengan berleher panjang saja. sesuai dengan makanan berupa pucuk-pucuk pohon.

  •  Punahnya dinosaurus dan reptil-reptil raksasa


0 Response to "Guides Terkini Tentang MATERI IPA KELAS 9, KELANGSUNGAN HIDUP"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel