Guides Terkini Tentang MEMBUAT RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

> Apakah Rpp itu?
Bagaimana cara membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang baik dan benar?

Hari ini, blog melajah.com akan membahas tentang pemahaman RPP dan Cara membuatnya. Kita mulai terlebih dahulu dari pengertian RPP.

RPP adalah
Piranti atau Perangkat yang dipegang dan dibuat oleh sang Pengajar (guru) untuk membantu dalam proses pembelajaran dengan tujuan tercapainya Standar Kompetensi dan Kopetensi Dasar.

RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran memiliki susunan yang baik, jika;
  • Di buat sesuai dengan proses (aktivitas) belajar mengajar
  • Langkah pembelajaran disusun secara sistematis agar tujuan pembelajaran dapat tercapai
  • Langkah pembelajaran disusun dengan baik (terinci), karena ketika dipakai oleh guru lain, penafsiran terhadap materi pelajaran tidak menimbulkan hipotesa yang berbeda.

Konsep yang dapat dipakai dalam pembuatan RPP, bisa di lihat dalam bagan Peta Konsep berikut.
Melajah.com memberikan informasi cara membuat RPP
Untuk memudahkan membuat RPP, setiap pengajar wajib melihat formatnya terlebih dahulu, contoh gambar ini akan memudahkan anda mengisi data dan materi ajar setiap penampilan di kelas (formal/non-formal)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)
Cara membuat RPP ala Blog melajah,com

Setelah mengenal format di atas, sekarang kita mulai dengan pengisian form (mulai dari bagian Heading)

A. IDENTITAS
Paling atas RPP terdiri dari beberapa bagian, dimana Kompetensi dasar, Standar Kompetensi dan Indikator menyesuaikan dengan Silabus yang disusun dan telah diberlakukan dalam suatu satuan pendidikan

RPP yang disusun ini mengikuti satu Kompetensi Dasar.
Perhatikan: Standar Kompetensi - Kompetensi Dasar (KD) - Indikator harus dalam alur yang saling terkait (jangan terpisah)
Indikator merupakan sebuah bukti yang terukur yang dapat memberikan gambaran tentang tercapainya sebuah Kompetensi Dasar.

Kompetensi Dasar  (KD) merupakan Pengetahuan, Keterampilan dan sikap yang memberikan gambaran bahwa siswa tersebut sudah mencapai Standar Kompetensi.

Contoh cara membuat Standar Kompetensi, KD dan Indikator.
Standar Kompetensi: 2. Menggolongkan hewan berdasarkan Jenis makanannya
Kompetensi Dasar: 2.1 Mengidentifikasi jenis makanan hewan
Indikator
     > Menyebutkan Jenis-jenis makanan hewan
     > Mengidentifikasi makanan hewan
     > Menggolongkan makanan hewan

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
  • Dalam RPP yang benar, ketika suatu pembelajaran akan dilakasanakan lebih dari satu kali tatap muka (pertemuan), alangkah baiknya tujuan Pembelajaran dibedakan sesuai waktu pertemuan. Tujuanya agar poin setiap topik pelajaran tercapai dengan baik.
Contoh pengisian Tujuan Pembelajaran;
  • Menyebutkan jenis-jenis makanan, baik hewan yang hidup di darat dan air
  • Mengindetifikasi jenis makanan hewan yang ada disekitarnya atau yang dilihatnya dari multimedia
  • Membandingkan pengalaman langsung dan melalui audio ( mengamati jenis hewan dan makanannya)
  • Mengindentifikasi bentuk gigi hewan sesuai dengan makanannya.
C. Materi Pembelajaran
  • Di isi dengan materi yang akan diajarkan, Sesuaikan dengan tujuan pembelajaran, seperti;
> Jenis-jenis makanan hewan yang hidup di darat
> Jenis-jenis makanan hewan yang hidup di air

D. Metode Pembelajaran
Untuk metode atau model pembelajaran yang akan diterapkan di kelas, bisa bervariasi tergantung kreatifitas guru yang mengajar.
Selain metode, capaian yang akan dituju menjurus kependekatan proses, konstektual, pembelajaran langsung sampai kepemecahan masalah.
Model pemebelajaran yang dimaksud seperti; Metode Inkuiri, Paikem atau Kelompok (discus)
Baca juga: Metode Belajar Paikem

E. Langkah-langkah kegiatan Pembelajaran

Di bagian ini, pengajar harus mencapai komptensi dasar dengan cara menerapakan Langkah-langkah pembelajaran yang tepat.
Pada dasarnya, langkah kegiatan pembelajaran harus mengimplementasikan Kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup.

Pemahamanannya;
a. Kegiatan awal (Pendahuluan)
  • Orientasi

  contoh; anak-anak perhatikan yang bapak pegang, apakah ini?
> tentunya benda yang dibawa berhubungan dengan materi
> Jika guru menulis nama siswa yang diajarkan, akan lebih baik untuk memanggil salah satu siswa atau mengendalikan situasi kelas
  • Apersepsi

Contohnya: Anak-anak ada yang tahu makanan ayam? apa makanannya, bentuk kakinya, dll
  • Motivasi

Seperti; Guru memberikan penjelasan, tentang manfaat tentang mengidentifikasi berbagai macam hewan berdasarkan makanan, bentuk paruh atau kaki dari hewan tersebut
  • Pemberian acuan

Bisa berupa rangkuman materi secara garis besar, agara siswa memahami materi pokok yang akan diajarkan
  • Pembagian kelompok (sesuai dengan metode)

b. Kegiatan Inti
  • Langkah yang diambil disini wajib sistematis sesuai dengan frame work dengan perubahan perilaku siswa akan sebagaimana dituangkan dalam tujuan pembelajaran dan indikator.
  • Dalam kegiatannya, biasanya dilengkaspi dengan LKS (Lembar Kerja Siswa)

c. Kegiatan Inti
  • Pengajar (guru) nantinya mengarahkan siswa untuk membuat rangkuman atau kesimpulan
  • Guru memeriksa hasil belajar siswa
  • Riview hasil simpulan yang tersusun yang bentuknya bisa berupa tanya jawab ( guru bisa mengambil sample dari 25% jumlah siswa)
  • Arahan atau tindak lanjut perlu diberikan agar pembelajaran yang diterapkan bisa dicapai dengan baik (pembelajaran ini tidak harus di kelas, namun bisa di luar kelas seperti pemberian PR, atau Tugas)

Dalam menyusun langkah-langkah pembelajaran dimungkinkan disusun dalam bentuk rangkaian kegiatan dari penyesuaian metode belajar yang diterapkan.

F. Sumber Belajar
  • Sumber belajar mengacu kepada rangkuman yang ada di dalam silabus dan dikembangkan di dalam satuan pendidikan.
  • Sumber belajar ini meliputi sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan.
  • Penulisannya bisa dituliskan buku refrensi,
  • Di dalam RPP juga dicantumkan judul buku, pengarang dan halaman yang dipakai.

G. Penilaian
  • Langkah terakhir dalam proses pembelajaran, dengan mempersiapkan teknik penilaian, bentuk instrumen dalam pengumpulan data (informasi)
  • Penilaian ini bisa berupa tabel, bentuk vertikal horisontal, tes tertulis uraian, tes unjuk kerja dan tugas yang bisa disertai dengan rubrik penilaian.
  • Penilaian ini, bisa bervariasi tergantung metode yang dipakai

Demikian hasil rangkuman untuk pembuatan RPP yang baik dan benar, semoga postingan melajah.com bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran berdasarakan kurikulum saat ini.
RPP yang baik dan benar akan mengakibatkan tercapainya peningkatan efektifitas pembelajaran. Sebuah kretifitas dapat diciptakan oleh guru jika kesejahteraan dijamin oleh pemerintah
Majulah Pendididkan Indonesia

0 Response to "Guides Terkini Tentang MEMBUAT RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel