Guides Terkini Tentang INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL (Kelas X)

Interaksi Sebagai Proses Sosial - Sebagai masyarakat yang selalu berkomunikasi dengan alam, dipastikan proses sosialnya berbeda dengan orang yang jarang melakukan komunikasi.

Setiap individu tentunya memiliki cara atau bentuk berinteraksi sosial. Karena, setiap orang memiliki status yang akan mempengaruhi sikapnya dalam proses sosial.

Contohnnya;
Cara berbicara Guru akan berbeda dengan seorang brandal preman, 
Dengan melihat status orang, kita bisa menyimpulkan bahwa Perbedaan status seseorang akan mempengaruhi sikap / prilaku individu (sesuai dengan peran).
berinteraksi sosial
Status sosial meliputi lingkungan pergaulan, prestise (harga diri), hak dan kewajiban,  
Status sosial ini bisa didapatkan sejak lahir (keturunan), tanpa melalui usaha tertentu.
Interaksi sosial akan terjalin baik,  ketika suatu hubungan sosial yang menyangkut hubungan antarindividu, seseorang dengan kelompok dan kelompok sosial dengan kelompok sosial. Dengan adanya interaksi, maka kehidupan bersama akan terjaga (baik pola, proses dan cara hidup).
Dengan adanya interaksi, juga akan terbangun sistem, struktur dan aturan yang akan menata kehidupan di masyarakat dan akhirnya bisa timbul kultur baru di kehidupan masyarakat.
interaksi dalam hubungan antar individu
Ciri-ciri interaksi sosial
  • Pelaku interaksi dengan jumlah lebih dari satu orang
  • Ada komunikasi dengan pelaku (bisa berupa simbol)
  • Bisa ditentukan dengan dimensi waktu (masa lampau, sekarang dan mendatang)
  • Tujuan tertentu yang ingin dicapai melalui pelaksanaan interaksi (sangat jelas)
Faktor Pendorong Interaksi Sosial
  • Imitasi ( proses meniru baik penampilan atau gaya dan sikap, contoh: anak kecil sednag bermain dokter-dokteran dan model-modelan)
  • Indentifikasi (suatu upaya untuk menjadi individu yang sama dengan yang ditirunya, contoh: umat beragam yang ingin meniru tokoh agamais yang memiliki karismatik dan ingin sama dengannya)
  • Empati (proses penjiwaan individu untuk larut dalam perasaan orang lain baik suka atau duka, contoh: ikut dengan kesedihan sampai meneteskan air mata)
  • Simpati (proses tertarik karena sikap, wibawa, penampilan dan perbuatan contoh: Ketua RT sedang menjaga lingkungan agar bersih, jadi warga akan ambil bagian mengikuti hal tersebut).
  • Sugesti (rangsanga, pengaruh atau stimulus yang diberikan ke orang sehingga orang yang diberikan pengaruh tanpa berpikir kritis dan rasional, contoh: hipnotis, iklan)
Syarat Interaksi Sosial
> Sebagai syarat dasar, setiap pelaku interaksi sosial harus ada kontak dan komunikasi.
Kontak yang dimaksud adalah sebuah aksi antar individu atau kelompok dalam bentuk isyarat yang memiliki makna bagi si pelaku dan si penerima membalas aksi tersebut dengan reaksi.

Komunikasi adalah proses memberikan tafsiran perilaku orang lain.

Bentuk - bentuk interaksi sosial
Secara garis besar, interaksi sosial hanya dibagi menjadi dua, yaitu; 
  1. Interaksi sosial asosiatif
  2. Interaksi sosial disosiatif
Untuk penjelsaanya:
> Interaksi sosial asosiatif merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada hasil yang positif.

Bentuk-bentuknya;
  • Kerja sama sosial (suatu usaha individu atau kelompok untuk bergabung demi tujuan yang sama)
  • Akomodasi (adaftasi antar individu atau kelompok yang semula memiliki pertentangan)
  • Asimilasi (pembauran dua kebudayaan, sehingga terbentuk budaya baru, bisa saja budaya asli akan hilang)
  • Akulturasi (masuknya budaya asing tanpa menghilangkan budaya sendiri)
interaksi sosial antar individu
> Interaksi sosial disosiatif merupakan sebuah tindakan yang arahnya keperpecahan.
 Contoh bentuknya;
  • Persaingan (dilakukan oleh individu atau kelompok untuk membuktikan pihak mana yang lebih baik)
  • Kontravensi (di lihat dari adanya sikap yang tidak suka terhadap seseorang namun disembunyikan dan tidak menimbulkan konflik sosial)
  • Konflik sosial (sebuah proses dengan kekerasan kepada pihak lain agar tujuaanya tercapai)
Contoh Interaksi Sosial
> Dimasyarakat;
  • Ketika seseorang membeli makanan, membayar pajak, parkir, berbicara dalam interaksi kegiatan gotong royong atau kerjasama.
> Interaksi di sekolah:
  • pelakunya seperti siswa, guru, pegawai, dimana interaksi yang terjadi berupa tanya jawab, siswa dengan siswa, guru dengan guru, rapat kepala sekolah dengan guru.
> Interaksi di dalam keluarga;
  • Pelaku interaksi ini bisa oleh ayah, ibu, anak dan anggota keluarag lainnya, contohnya berupa bercengkrama, diskusi sikap, menyapa dan saling peduli.
Manfaat Fungsi Interaksi Sosial
Kenapa orang harus berinteraksi?
Hal ini dikarenakan ingin;
  1. Menjalin hubungan yang erat dengan teman atau keluarga
  2. Menjalin hubungan khusus terhadapa orang lain, seperti; rekan bisnis, calon pembeli atau kontak person yang diinginkan berkomunikasi
  3. Menjalin kerjasama yang baik dengan orang lain
  4. Menghindari masalah pertengkaran dan ingin mencari solusi dari suatu masalah dan merundingkannya dengan orang yang bersangkutan
  5.  Meniru kebudayaan orang lain agar lebih maju.
Proses Interaksi Sosial 
 Terjadi ketika pihak yang berinteraksi melakukan komunikasi dan kontak sosial.
 Adapun empat unsur dasar yang dimiliki dalam berinteraksi;
  1. Sender (pengirim pesan)
  2. Receiver (penerima pesan)
  3. Message (pesan)
  4. Media
  5. Feedback (umpan balik)
Proses interaksi sosial berdasarkan unsur tersebut;
  • Sender (penggunaan media komunikasi untuk mengirimkan pesan kepada receiver)
  • Receiver (menerima pesan dari sender)
  • Feedback (memberikan umpan balik berupa reaksi terhadap pesan yang dikirimkan oleh sender)
Demikian hasil rangkuman yang saya posting dalam artikel Interaksi Sebagai Proses Sosial. Semoga anak-anak bisa memahami interkasi sosial (baik itu) dimasyarakat, sekolah maupun di dalam keluarga, silahkan Share.

0 Response to "Guides Terkini Tentang INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL (Kelas X)"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel