Guides Terkini Tentang Wisata Kuliner di Sungailiat, Bangka


Pulau Bangka merupakan salah satu kabupaten dari propinsi Bangka Belitung, yang terkenal dengan kandungan tambang timah yang sangat tinggi dan sangat berjaya di tahun 90an. Kini pamor dari tambang ini sudah tak terlihat lagi, bahkan bekas tambangnya sudah menjadi danau karena tidak terurus dengan baik.


Sejak adanya film Laskar Pelangi, semua orang lebih mengenal pulau Belitung dan sepertinya pulau Bangka ini bagai dianaktirikan. Padahal pusat pemerintahan propinsi berada disini dan tempat wisata pun tak kalah banyaknya yang bisa dieksplorasi.


Mendarat di Bandara Depati Amir tepat jam makan malam. Sambil menunggu jemputan, kami duduk di gerai makanan bernama Otak-Otak Ase di dekat pintu kedatangan. Kami pesan pempek, nggang, dan otak-otak tentunya. Ciri khas pempek disini tidak digoreng namun dikukus, bentuknya seperti lenjer namun lebih kecil-kecil, kalau yang bentuknya bulat namanya nggang. Untuk bumbunya bukan kuah cuka namun menggunakan sambal tomat campur tauco dan satu ciri khas dari makanan di Bangka, pasti ada irisan jeruk kunci. Dan ini rasanya enak banget. Harganya dihitung per butir @ Rp. 5,000 dan untuk otak-otak 1 porsi isi 10 harganya Rp. 35,000.


Akhirnya jemputan kami datang. Perjalanan selama 1 jam membawa kami ke kota Sungailiat. Bersilaturahmi sejenak kemudian kami diantar untuk beristirahat di rumah salah satu kerabat disana. Suasanana rumah yang asri dan masih rumah asli dengan banyak pepohonan membuat tidur malam kami semakin lelap.



Jalan pagi dan waktunya sarapan. Rekomendasi tempat makan terdekat dan cukup terkenal adalah Baso Bonjol Mas Ali, yang terletak di jalan Imam Bonjol. Baso daging biasa dengan pilihan baso urat besar atau baso telur, lengkap dengan bihun atau mie kuning. Yang luar biasa adalah porsinya.. Pesen setengah aja ternyata banyaaaak banget. Harga rata-rata Rp 20,000 per mangkok.


Yang unik di lokasi ini banyak terdapat batu-batuan besar diantara pepohonan. Dan di salah satu spot dibuat semacam tempat bermain anak yang teduh karena dinaungi pohon besar.


Selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan ke beberapa lokasi wisata. Tujuan pertama ke Pagoda Tri Agung kemudian lanjut ke Pantai Tikus Emas. Matahari sudah semakin tinggi, rasanya duduk di pinggir pantai sambil meneguk es kelapa muda langsung dari buahnya benar-benar menjadi pelepas dahaga.


Selepas dari pantai, kami segera check in ke hotel untuk berganti baju dan bersiap untuk acara resepsi yang menjadi tujuan utama kami ke pulau Bangka. Istirahat sejenak. Panas matahari di pantai rasanya cukup membuat diri ingin segera mandi dan mendinginkan badan di ruangan berpendingin.  Sebelum istirahat saya menyempatkan diri untuk foto di lokasi ikonik dari Novilla Hotel and Resort, pinggir kolam renang.

Setelah cukup beristirahat, sholat dan berpakaian, kami pun segera meluncur ke lokasi acara pernikahan di Hotel Citra, di tengah kota. Acaranya cukup ramai. Makanan yang tersedia pun beragam khas makanan Bangka seperti pempek, tekwan, rujak buah, mie ayam dan untuk pencuci mulut yang sangat cepat ludes tersedia kembang tahu dan es potong.



Selesai acara kami pun berencana untuk kembali ke hotel dan berganti pakaian. Namun di perjalanan, kami sempat mampir sejenak melihat ada gerobak yang menjual manisan jambu biji besar yang sangat menggugah selera. Satu porsi Rp. 10,000 bisa dikasih bumbu manis atau pedas, dan kamu boleh ambil bijinya gratis.


Masih dalam perjalanan ke hotel kami melewati pasar tempat membeli oleh-oleh khas Bangka. Takut tidak sempat belanja karena esok sudah harus kembali ke Jakarta, kami pun mampir dulu ke toko Dua Putra yang terletak di pasar Sungailiat.



Yang menyenangkan di toko oleh-oleh ini, semua barang setelah dipilih dan dibayar bisa langsung di pak masuk ke dalam kardus. Sehingga nanti bisa langsung masuk bagasi dan tidak perlu di pack ulang. Udara makin panas, dan mataharipun mulai condong ke barat. Rasanya sudah waktu minum kopi.


Mampirlah kami ke Kedai Kopi Tung Tau. Kedai legendaris ini sudah berdiri sejak tahun 1938. Konon dulu di kedai ini tempat berkumpulnya pekerja tambang timah usai bekerja. Pilihan menu cukup variatif disini, tidak melulu kopi, ada es jeruk kunci, teh tarik, roti bakar bahkan tersedia juga menu makanan berat seperti nasi goreng dan ayam penyet.


Akhirnya kembali ke hotel untuk beristirahat. Nanti kami akan keluar lagi untuk makan malam di kawasan wisata Pantai Tongaci. Untuk masuk ke kawasan wisata ini dikenakan tiket masuk @ Rp. 5000 per orang.




Nama restonya De Locomotief Resto. Menunya seafood tentunya. Makan malam dengan pemandangan laut lepas walau tak kelihatan karena gelap namun deburan ombaknya mengiringi makan malam kami.


Kami pesan paket makan malam Rp. 300,000 sudah dapat 1 ikan bakar, 1 porsi sup ikan lempah kuning, 1 porsi cumi saos tiram, 1 porsi udang mentega, 1 porsi kangkung cah bawang putih dan satu bakul nasi. Cukup untuk makan berenam. Dan saking kelaparannya kita lupa foto makanannya. Maaf yaaa... Lapar beraaat...



Pagi hari setelah breakfast di hotel, kami pun bersiap-siap untuk pulang ke Jakarta. Dalam perjalanan menuju bandara Depati Amir, kami mampir di tempat Pempek yang cukup terkenal di Pangkalpinang. Namanya Pempek 10 Ulu.




Seperti namanya, pempek Palembang, maka bumbu yang disajikan pun menggunakan kuah cuka hitam dan pempeknya digoreng. Yang unik dan jarang ditemukan adalah disini menyediakan martabak pempek, yang isinya sayur wortel, kentang dan telur. Untuk harga pempek dihitung per potong @ Rp. 5000 dan khusus untuk martabak telur harga per porsinya Rp. 15.000. Oh ya dan bila rasanya kurang asam, bisa ditambahkan jeruk kunci yang selalu tersedia di semua resto di pulau ini . Apapun makanannya.


Akhirnya sampai di airport dan menunggu cukup lama karena pesawat harus delay akibat cuaca buruk di Jakarta. But overall, everybody happy. Perjalanan singkat, padat namun menyenangkan. Terimakasih untuk kesempatan pergi bersama ya guys... Kita rencanakan trip berikutnya bareng ya.. See you next trip...



0 Response to "Guides Terkini Tentang Wisata Kuliner di Sungailiat, Bangka"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel