Guides Terkini Tentang Cirebon, Keraton Kuno dan Wisata Belanja


Selamat soreee... Lagi ada mood enak nih buat nulis, mari kita lanjutkan. Flashback sedikit ke penghujung tahun 2013. Sekitar bulan November, aku dan beberapa teman kantor mengadakan trip seru-seruan akhir tahun. Tujuan kali ini Cirebon. Kenapa pilih Cirebon? Pertama, kebanyakan teman kantor ku ini lebih sering jalan-jalan ke luar negeri daripada di negeri sendiri. Kedua, ingin mencoba jalan-jalan tanpa pesawat terbang, dipilih yang tidak terlalu jauh, tapi juga tidak terlalu dekat.

Done. Kita naik Cirebon Express dari Gambir. Tiket kereta api pp 185 ribu per orang. Berangkat bersembilan, 7 perempuan dan 2 laki-laki. Menginap di hotel Prima Cirebon.


Setelah beristirahat sejenak di hotel, kami berangkat ke Pusat Batik Trusmi. Memang tujuan ke Cirebon ini wisata belanja dan kuliner, jadi marilah ibu-ibu ini sibuk dengan tentengan masing-masing. Dari Trusmi kita makan di Empal Gentong dekat situ yang cukup terkenal juga. Sate kambingnya enak, empuk banget.


Sampai di hotel sudah sore, mandi, packing belanjaan yang tadi siang supaya besok tinggal angkat koper sebelum pindah hotel. Setelah sholat maghrib, rombongan siap-siap keluar lagi. Kali ini kita mau jalan kaki saja di sekitar hotel. Lokasi hotel yang di tengah kota ini membuat mudah bila ingin bepergian dengan becak atau kendaraan umum yang banyak lalu lalang. Karena tadi agak terlambat makan siang, perut belum terlalu lapar. Akhirnya kita sampai di satu toko oleh-oleh makanan khas Cirebon, dan belanja lagi.



Setelah puas berjalan kaki, kita naik becak untuk makan kecil sambil minum wedang ronde di dekat alun-alun. Dari sini pulang ke hotel tinggal berjalan kaki. Tidak mau terlalu lama diluar, kami kembali ke hotel untuk istirahat. Bersiap untuk acara besok yang cukup padat.

Setelah sarapan pagi di hotel, kami berangkat ke pasar Kanoman dengan mencarter angkot. Seru ya? Belanja oleh-oleh di toko Sinta, ada juga yang sibuk berburu petai. Perburuan makanan untuk oleh-oleh selesai, selanjutnya kita menjelajah ke Keraton



Berkeliling keraton yang cukup luas ini ternyata membuat peluh bercucuran juga. Kita beristirahat sejenak di pinggir danau kecil, seperti empang, orang Cirebon menyebutnya Balong. Di sekitar balong ini ada kerajinan akar jati yang dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai binatang.
Selesai dari Kraton, kita makan siang nasi lengko. Baru kembali ke hotel untuk siap-siap check out. Tujuan berikutnya kita akan ke Resort Prima Sangkanhurip di Kuningan. Time to relax guys. Setelah kaki dibuat pegal-pegal berjalan di pasar dan menyusuri keraton, waktunya santai menikmati udara pegunungan.



Dari resort, sebagian memilih beristirahat di cottage, sebagian yang masih gatel kakinya memilih untuk mengunjungi Museum Linggarjati, tempat perjanjian Linggarjati dilaksanakan. Mengingat sejarah masa lalu, gedung jaman Belanda ini masih dipertahankan dalam bentuk aslinya. Dan sangat dijaga kelestariannya, sehingga tidak terlihat kotor bahkan tampak sangat terawat. Padahal tiket masuk museum ini hanya 10ribu.

At last, ini waktunya kita menikmati hawa pegunungan yang sejuk dan pemandangan yang hijau. Lumayan mengistirahatkan mata yang selama ini selalu melihat kemacetan ibukota yang teramat hiruk pikuk.
Nice travel with you guys... Melepas penat dengan liburan 3 hari 2 malam itu memang cukup memberi penyegaran. It's real refreshing... See you on our next trip...


0 Response to "Guides Terkini Tentang Cirebon, Keraton Kuno dan Wisata Belanja"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel